Penyebab utama burung Murai Batu sering mengembang bulu saat harian, yaitu akibat kelebihan lemak atau obesitas. Pengondisian burung yang mengembang bulu karena kegemukan berbeda dengan penyebab lainnya, sehingga pemilik perlu mengenali tanda-tandanya secara tepat agar tidak salah dalam memberikan perawatan.
Ciri-Ciri Murai Batu Mengalami Obesitas:
Bulu Mengembang Saat Diam: Burung sering mengembang bulu dan cenderung diam ketika berada di atas tangkringan (saat tidak aktif bergerak).
Malas Bergerak: Burung enggan melompat antar tangkringan dan hanya betah duduk/diam di satu posisi.
Performa dan Suara Menurun: Burung menjadi jarang gacor, lebih sering ngeriwik, serta mengalami penurunan emosi (fighter) dan respon terhadap lawan.
Nafsu Makan Pakan Tinggi Nutrisi Sangat Lahap: Burung sangat nafsu makan ketika diberi pakan tambahan (extra fooding seperti jangkrik, kroto, atau ulat) ketimbang pakan utamanya (voer).
Penumpukan Lemak Fisik: Saat ditiup bulu bagian bawah perutnya, terlihat gumpalan lemak (gaje) yang tebal di bawah kulit perut.
Solusi dan Penanganan Murai Batu Obesitas:
Pengurangan Pakan Berprotein Tinggi: Menghentikan pemberian kroto dan memangkas porsi pakan tambahan yang tinggi lemak/protein, cukup mengandalkan jangkrik dengan porsi terukur.
Penjemuran dan Mandi Pagi Bertahap: Memandikan burung di pagi hari untuk memancingnya aktif bergerak mengeringkan bulu. Penjemuran dilakukan secara bertahap (dimulai dari 30 menit) untuk membakar kalori tanpa memicu stres atau penurunan fisik drastis.
Pengaturan Tangkringan: Menggunakan tata letak tangkringan yang memaksa burung aktif bergerak (misalnya memberi jarak yang sedikit lebih tinggi atau memisahkan tempat pakan dan minum).
Terapi Kandang Umbaran: Melatih burung di kandang umbaran secara bertahap tanpa dipaksa atau digebraks, dimulai dari jarak tangkringan yang dekat terlebih dahulu agar burung tidak mudah lelah atau stres.
Pemberian Nutrisi Serat pada Pakan Jangkrik (Gut Loading): Memberikan sayuran/daun bernutrisi tinggi (seperti brokoli, wortel, daun mengkudu, atau daun pepaya) kepada jangkrik sebelum dikonsumsi burung.
Penggunaan Voer Berprotein Rendah: Mengganti voer harian dengan voer berprotein lebih rendah secara bertahap
Sumber : @kicauMatering4096