Tips dan panduan dasar mengenai pola perawatan burung kenari (baik kenari lokal maupun kenari impor) agar kondisinya selalu sehat dan rajin berbunyi (gacor) setiap hari. Sang kreator menekankan tiga pilar utama dalam merawat kenari, yaitu penjemuran, mandi, dan penyesuaian pakan harian.
Pola Penjemuran yang Tepat: Waktu penjemuran terbaik adalah di bawah jam 09.00 pagi karena sinar matahari setelah jam 09.00 hingga jam 11.00 siang sudah mengandung UV yang terlalu kuat dan kurang baik bagi burung. Durasi jemur tidak perlu lama, cukup 10 sampai 15 menit saja (maksimal 30 menit). Menjemur kenari terlalu lama dapat merusak kelenjar minyak pada bulunya, yang berakibat bulu menjadi kusam, cepat kering, nyerit, bahkan rusak sebelum waktunya mabung. Setelah dijemur, burung diangin-anginkan (diis-is) di teras yang teduh hingga siang hari sebelum dimasukkan ke dalam rumah.
Pola Mandi sebagai Indikator Sehat: Pemandian kenari sebaiknya dilakukan saat cuaca cerah dengan intensitas 2 sampai 3 hari sekali. Karakter kenari yang suka mandi sendiri di dalam wadah merupakan indikator atau penanda bahwa burung tersebut dalam kondisi sehat dan tingkat birahinya stabil.
Manajemen Pakan & EF Berdasarkan Karakter: Pemberian pakan bijian dan pakan tambahan (Extra Fooding/EF) harus disesuaikan dengan jenis ketebalan bulu dan tingkat birahinya:
Kenari Bulu Tebal / Jenis Besar (Misal: Yorkshire): Cenderung lebih susah naik birahinya. Oleh karena itu, berikan pakan utama dengan dosis/nutrisi tinggi (seperti Ebod Prestige atau Vitacraft). Untuk EF, dukung dengan pemberian apel, jagung manis, atau telur puyuh sebanyak 2-3 kali seminggu.
Kenari Bulu Tipis / Jenis Kecil (Misal: Kenari Lokal): Karakternya sangat gampang naik birahi hingga menabrak ruji sangkar. Jenis ini harus diberikan pakan harian berdosis rendah (seperti Vitamix, Gold Coin Corona, dll). Sementara pilihan EF yang cocok untuk meredam birahinya adalah sawi, gambas, atau mentimun.
Catatan Khusus Kenari Impor: Hindari pemberian EF yang terlalu banyak mengandung air seperti mentimun agar kotorannya tidak mencret. Sebagai alternatif yang lebih aman, pemilik bisa memberikan Cede (bubuk biskuit/roti yang kaya sari buah dan sayur).
Sumber : @OmezKenari