Perawatan harian bagi burung kenari agar bermental baja, rajin berbunyi (gacor) sepanjang hari, serta siap bersaing di arena lomba. Kunci utama dari perawatan ini terletak pada konsistensi pemilik dalam menerapkan tahapan-tahapan rutinitas setiap pagi.
Pengeluaran Burung: Proses diawali dengan mengeluarkan seluruh burung dari dalam rumah secara bersamaan ke tempat terang. Burung dibiarkan beradaptasi sejenak setelah semalaman berada dalam kondisi kerodong gelap agar tidak kaget atau stres. Setelah itu, kerodong dibuka dan burung dijejerkan tanpa sekat dengan jarak aman guna melatih mental mereka secara langsung.
Proses Mandi Bersama: Langkah selanjutnya adalah memandikan burung secara bersamaan dengan cara menurunkan kandang ke lantai tanpa tebok bawah dan memberi cepuk air besar. Mandi bareng dalam posisi koloni ini sangat efektif untuk melatih stabilitas birahi dan melatih mental kenari. Ciri kenari dengan mental yang bagus adalah ia berani mandi dengan tenang meskipun berjejeran dekat dengan burung lain. Jika burung enggan mandi sendiri, pemilik dapat memancingnya dengan semprotan embun yang halus.
Penyegaran Pakan & Ekstra Fooding (EF): Setelah mandi, pakan dan air minum diganti. Pemberian jenis pakan harian serta EF wajib disesuaikan dengan kondisi birahi burung. Jika kurang birahi, burung diberikan pakan dengan racikan kencang beserta EF seperti apel, jagung manis, atau egg food (CD). Sebaliknya, jika burung mengalami over-birahi, menu EF harus diganti dengan mentimun atau sawi putih untuk menstabilkan kondisinya.
Penyekatan & Manajemen Istirahat: Kandang kemudian disekat agar burung tidak saling melihat, lalu diangin-anginkan di luar rumah hingga menjelang siang agar mereka berkicau dengan riang. Menjelang siang, burung dimasukkan ke dalam rumah dengan kondisi tetap disekat. Khusus untuk burung yang dipersiapkan untuk lomba pada sore harinya, kandang harus dikerodong penuh agar burung dapat beristirahat total dan menghemat tenaganya untuk bertarung di arena gantangan.
Sumber : @omezCanary